Seorang wanita dapat dikatakan sudah dewasa atau dalam bahasa lain sudah baliq, apabila ia telah mengalami haid atau menstruasi. Biasanya setelah menstruasi juga dibarengi oleh semakin membesarnya buah dada. Ini adalah sudah biasa dialami seorang wanita yang sedang menginjak remaja. Tidak itu saja, biasanya banyak sekali tumbuh jerawat di sekitar wajahnya. Namun seorang laki-laki dapat dikatakan sudah baliq apabila ia sudah mengalami mimpi basah. Berarti ia dapat dikatakan remaja atau dewasa secara fisik, dan belumtentu dewasa secara mental atau wataknya. Bila seorang laki-laki mengalami masa remaja, biasanya mulai timbul sedikit kumis atau jenggot. Dan juga mulai berubah suaranya serta adanya jakun di lehernya.
Bila seseorang telah menginjak remaja, banyak sekali masalahyang dihadapinya, terutama masalah pacaran. Sebab dalam masa-masa inilah seorang remaja sedang mencari jati dirinya sendiri. Bila orang tua atau teman dekatnya tidak ikut memantau perkembangannya, maka akan terjerumus oleh sesuatu yang negatif dan tidak ada gunannya di masa datang. Sebagai contoh terjerumus ke NARKOBA atau perilaku SEX BEBAS. Maka dalam kesempatan ini saya membagi sedikit pengetahuan saya, terutama dalam memcegah perilaku "pacaran yang kurang baik" dan kita semua dapat menjadikan pacaran kita ini sehat dan terhindar dari sesuatu yang tidak terduga dan tidak kita inginkan.
UNTUNG dan RUGI
Bila seseorang telah menginjak remaja, banyak sekali masalahyang dihadapinya, terutama masalah pacaran. Sebab dalam masa-masa inilah seorang remaja sedang mencari jati dirinya sendiri. Bila orang tua atau teman dekatnya tidak ikut memantau perkembangannya, maka akan terjerumus oleh sesuatu yang negatif dan tidak ada gunannya di masa datang. Sebagai contoh terjerumus ke NARKOBA atau perilaku SEX BEBAS. Maka dalam kesempatan ini saya membagi sedikit pengetahuan saya, terutama dalam memcegah perilaku "pacaran yang kurang baik" dan kita semua dapat menjadikan pacaran kita ini sehat dan terhindar dari sesuatu yang tidak terduga dan tidak kita inginkan.
UNTUNG dan RUGI
Ini adalah kata pertama yang akan saya singgung. Biasanya bila seorang sedang mengalami masa-masa pacaran, terlihat olehnya bahwa pacarnya adalah yang paling sempurna. Semua yang dia katakan, lakukan, inginkan akan selalu dibenarkan oleh pasangannya. Sebab pasangannya masih dibutakan oleh perasaan sayang itu. Maka yang patut diperhatikan adalah jangan sampai kebablasan. Ingatlah bahwa dia adalah baru sebatas pacar dan bukan pasangan hidup. Cobalah menggunakan prinsip "yang dicintai belum tentu menguntungkan, dan yang dibenci tidak selalu merugikan". Dengan demikian maka kita akan selalu waspada terhadap sesuatu yang dibutakan oleh cinta.
FOKUS KE POSITIF
Ingat bahwa ada setan yang sedang mengintai anda. Sebagai orang yang beriman, maka setan adalah musuh yang nyata bagi umat beragama. Berhati-hatilah bila anda sedang berpacaran. Mencobalah untuk menghindari tempat-tempat yang sepi dan sunyi. Sebab dengan suasana yang sangat sepi dan sunyi akan timbul fikiran-fikiran yang negatif. Untuk itu cobalah alihkan berpacaran anda ke hal-hal yang berbau positif. Sebagai contoh: dengan kegiatan publik (berorganisasi) atau kegiatan sosial lainnya.
SALING TERBUKA
Bila anda sedang menjalani pacaran, cobalah saling terbuka dengan pasangan anda mengenai hal-hal yang umum saja. Jangan anda berbohong kepada pacar anda mengenai perilaku anda selama tidak bersama. Sebai misal, anda memiliki pacar lain selain dia. Anda juha harus membatasi privasi pacar anda. Jangan sekali-kali anda menanyaka hal-hal yang berbau pribadi, sebab ini akan membuat pacar anda menjadi tersinggung. Anda harus paham mana yang perlu dibahas dan mana yang tidak pantas dibahas.
TERIMA APA ADANYA
Bila anda sedang berpacaran, maka terimalah pacar anda apa adanya. Jangan anda mengharapkan pacar anda menjadi seorang yang tidak bisa dia lakukan. Pacar anda bukanlah seorang yang sempurna, jadi terima saja seadannya.
SAY NO TO FREE SEX
Berpacaran biasanya lekat dengan perilaku sex , apalagi dijaman yang serba bebas seperti sekarang ini. Ingat saya jangan sekali-kali anda melakukan sex pra-nikah. Sebab ini sangan banyak resiko yang berbahaya. Anda juga harus menggunakan prinsip bahwa cinta tidak harus dibuktikan dengan sex. Bila anda melakukan sex sebelum menikah, maka resiko yang akan anda dapatkan adalah malu sendiri. Resiko yang lain biasanya akan ada pernikahan dini, yang tentunya anda mungkin belum siap untuk itu. Bila anda tidak siap untuk melakukan pernikahan dini, maka akan timbul fikiran yang negatif, yaitu aborsi. Jadi berhati-hatilah dan waspadalah. Sekali lagi jangan melakukan hubungan badan sebelum ada ikatan pernikahan.
Semoga ini dapat memberikan sedikit pencerahan kepada anda yang lagi mengalami masa remaja, terlebih yang sedang dilanda kasmaran.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar