14/10/10

berakhirnya mimpi di ujung maut

Fenomena hidup memang penuh misteri
Namun juga terkadang membawa kita
Pada penyesalan yang tak bertepi

Seperti biasa....
Tuk melepas rasa bosan ini
Aku habiskan di depan layar
Dan tiada bosan jari ini menari
Meski tekadang terasa nyeri
Tapi juga tidak jarang senyum terekembang
Dari bibir manis ini

Ian.......
Nama yang singkat tapi juga unuk
Dia nangkring di daftar nama pertemananku
Sudah berbulan-bulan penuh dengan keluh
Karena itu......
Singkat kata kami pun menjadi teman
Teman yang aktif
Aku sering memberi usulan solusi
Memecahkan setiap masalah yang dikeluhkan
Atau hanya sekedar bercanda riang

Tak sangka
Suatu hari dia menyatakan suka kepadaku
Aku tidak menanggapinya
Karena ku dapati hal yang serupa bukan hanya sekali ini saja
Dan buatku itu sudah biasa
Tapi.......
Semakin lama dia semakin benar jatuh cinta
Dia bilang ngefans berat kepadaku
Dia gunakan fotoku sebagai avatar
Namun aku hanya bilang
Sebaiknya kita berteman saja
Kar'na aku sudah punya cinta
Tapi dia setengah memaksa
Ingin jadi kekasih, meski hanya di dunia maya
Dan aku tetap menolaknya
Kar'na aku hanya mencintai kekasihku
Jawabku

Keesokan harinya
Ketika kembali tampil seperti biasa
Aku dapati pesan yang isinya:
"Ian kecelakaan tadi pagi jam 07:15"
Aku terhanyut.......
Tak tahu harus berbuat apa
Karena aku kenal di dunia maya

Berhari-hari tak ku temui dirinya
Lalu........
Kutanyakan kepada teman-temannya
Benar kecelakaan dan mennginap
Gemuruh di hatiku menjadi
Tapi aku tidak menyesal menolak keinginannya
Aku hanya berdo'a semoga dia baik-baik saja
Sejak saat itu tidak ku dapati dia tampil di layarku
Bahkan sudah aku melupakannya

Lama ku tinggalkan layar itu
'Ku coba membuka kembali layarku

"Inalillahi Wainnalillahi Rojiuun"
Tersimpat pesan di layarku
Yang isinya rangkaian kata yang kutulis
Adalah salinan amarah dari kakakku Ian
Yang sengaja ia tinggalkan
Dan berharap menyampaikan kepadaku
Yang isinya memimpikan tentang seorang Vitha

Yang berakhir di ujung maut
Karena kecelakaan itu nyawanya terenggut

Tak terasa ku titikan air mata
Haruskah pertemanan berakhir dalam duka?
Namun ini hanya sebuah kisah
Mudah-mudahan ada hikmahnya
Semoga Allah SWT menerimamu di sisiNya
Ian.....
Amien....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar