Sadining kalabendu,
Saya ndadra ardaning tyas limut,
Ora kena sinirep limpading budi,
Lamun durung mangsanipun,
Malah sumuke angradon.
(Puncak (keadaan) zaman terkutuk, makin menjadi-jadi angkara hati yang dalam kegelapan, (itu) tidak dapat diredakan oleh kecekatan akal pikiran, bila belum tiba waktunya, (usaha meredakan) bahwa (menjadikan) panasnya (zaman kalabendu) makin menjadi-jadi.)
06/06/10
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar